Tampilkan postingan dengan label hacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hacker. Tampilkan semua postingan

Beberapa Malware Dunia Hacker

Rabu, 07 November 2012

1 komentar

Malware
Malware atau malicious software adalah perangkat lunak yang dirancang untuk masuk atau merusak sistem komputer tanpa sepengetahuan pemilik. Istilah malware ini digunakan oleh profesional komputer untuk mencakup bermacam-macam aplikasi yang ganas, licik, dan menjengkelkan. Aplikasi disebut malware atau tidak tergantung dari intensi dari pembuatnya. Jadi aplikasi yang bertujuan baik tapi mempunyai bug yang merusak tidak bisa disebut malware. Hal ini menjadi penting dalam pengusutan malware di pengadilan hukum.
Malware termasuk virus, worm, trojan horse, spyware, adware, rootkit, backdoor, botnet, logger, dialer, dan aplikasi lain yang ganas dan tidak dikehendaki.

Spyware
Seperti spy atau mata-mata, spyware bertujuan untuk memonitor apa yang anda lakukan di komputer. Spyware dibuat dengan tujuan untuk mencuri atau sekedar melacak. Spyware bisa mencuri password untuk bank, kartu kredit, atau informasi yang lain. Aplikasi ini merekam semua ketikan dari keyboard (juga disebut key logger) dan menganalisa situs yang dituju. Dengan menghubungkan dua informasi ini, spyware bisa mendeteksi nama account dan password yang dipakai.
Spyware juga bisa melacak situs yang dikunjungi oleh pengguna komputer dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi tentang hobby atau online shopping. Dengan informasi ini spyware bisa mengirim adware yang dirancang sesuai dengan selera pengguna komputer.

Adware
Adware atau advertising supported software adalah aplikasi yang secara otomatis men-download dan menayangkan reklame di komputer pengguna. Adware biasanya di pak jadi satu dengan software gratisan dengan alasan untuk menutup biaya pembuatan software tersebut. Biasanya dengan menghapus adware ini, aplikasi yang dipakai akan berhenti bekerja. Contoh aplikasi yang mengandung adware adalah: Smiley Central, Bonzi Buddy, Zango, Xango Toolbar, dan WeatherBug. Untuk menghindari adware, hati-hati dengan free software; jangan langsung install, setidak-tidaknya baca EULA (end user license agreement – lisensi persetujuan untuk pengguna software).

Trojan Horse
Masih ingat dengan Trojan War, perang antara Yunani dan Troy dimana tentara Yunani membuat patung kuda dari kayu yang didalamnya dipakai sebagai tempat bersembunyi tentara Yunani. Aplikasi trojan horse juga begitu. Aplikasi ini bersembunyi di aplikasi yang lain yang kelihatannya berguna dan menarik.
Trojan horse ini bersembunyi di aplikasi yang lain mungkin karena aplikasi yang dimasuki ini mempunyai akses yang besar sehingga mempermudah trojan horse untuk melaksanakan tujuannya. Aplikasi trojan horse tidak bisa berjalan sendiri, maksudnya: Pengguna aplikasi yang mengandung trojan horse secara tidak sadar menjalankan trojan horse ini dan trojan horse ini menular karena orang mengopi aplikasi yang kotor ini.

Virus
Virus adalah program komputer yang bisa membuat duplikasi sendiri dan menular ke komputer yang lain tanpa ijin atau sepengetahuan pengguna. Virus yang asli akan merubah kopian dirinya atau kopian ini akan merubah dirinya sendiri. Virus menular melalui media seperti floppy disk, CD, atau memory stick, dan bisa juga melalui network file system. Jadi harus ada media perantara untuk menjalarkan virus ini. Virus biasanya menyerang komputer dengan merusak atau menghapus aplikasi lain atau dokumen.

Worm
Worm tidak memerlukan media perantara untuk menular, lain halnya dengan virus. Worm mengopi diri sendiri dan menggunakan network untuk mengirim kopian ini. Worm menjalar sendiri tanpa media atau bantuan orang untuk menjalar. Worm biasanya menyerang network; membuat network jadi pelan atau tidak jalan sama sekali. Tapi ada juga worm yang menghapus atau merusak aplikasi dan dokument.
Meskipun tidak memerlukan media perantara, worm memerlukan titik tolak untuk mejalar. Titik tolak ini bisa dari imel, instant messaging, file sharing, ataupun internet.

Rootkit
Rootkit adalah perangkat lunak yang tujuannya menutupi proses yang sedang berjalan, file, dan data dari operating system. Jadi tujuannya supaya operating system (Windows atau Unix) tidak tahu kalau rootkit ini ada didalamnya. Pada awalnya, rootkit tidak dibuat untuk merusak, tapi rootkit sekarang digunakan untuk menutupi malware supaya tidak bisa dideteksi dan dihapus.

Botnet
Botnet adalah robot program yang menjalar di internet. Seperti robot, botnet ini jalan secara otomatis. Istilah botnet sebenarnya digunakan untuk menerangkan kumpulan dari komputer sistem yang sudah terjangkit oleh worm, trojan horse, atau backdoor dan komputer sistem ini dibawah pengaruh sipencipta botnet. Botnet ini akan diam di komputer sistem dan menunggu perintah dari sang pencipta. Pencipta botnet bisa mengirim perintah melalui jaringan IRC ke botnet.
Menurut Wikipedia, polisi Belanda berhasil menemukan botnet yang menyakup 1.5 juta komputer. Bahkan diperkirakan seperempat dari semua personal komputer yang berhubungan dengan internet adalah bagian dari jaringan botnet.

Backdoor
Backdoor adalah jalan belakang untuk menghindari password untuk login. Jalan belakang ini dimungkinkan karena aplikasi atau rootkit yang jalan dikomputer tersebut.

Keystroke Logging
Keystroke logging atau sering disebut juga keylogging sebenarnya adalah diagnostik software untuk mengetes user input melalui keyboard. Aplikasi ini bisa ditemukan di internet atau toko software untuk tujuan baik atau buruk.
Untuk membuat aplikasi keylogging ini tidak susah, dan seperti program komputer yang lain bisa didistribusi sebagai trojan horse atau bagian dari virus. Yang lebih susah adalah bagaimana meng-install program ini dan mengirim data simpanan tanpa sepengetahuan orang yang mempunyai komputer.

Dialer
Dialer adalah aplikasi untuk membuat koneksi ke internet. Dialer bisa digunakan oleh hacker untuk konek ke internet dan mengirim data dari komputer lokal ke komputer yang dituju oleh hacker.
Read More..

Istilah dalam Dunia Hacker

0 komentar

Arti istilah hack dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut, kata kerja yang mengubah bebarapa aspek program atau sistem operasi melalui manipulasi kodenya dan tida melalui operasi program itu sendiri.
Arti istilah Hacker dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut Mengacu pada seseorang yang punya minat besar untuk mempelajari sistem komputer secara detail dan bagaimana meningkatkan kapabilitasnya. Besarnya minat yang dimiliki seorang hacker dapat mendorongnya untik memiliki kemampuan penguasaan sistem yang diatas rata-rata kebanyakan pengguna. Jadi, hacker sebenarnya memiliki konotasi yang netral.
Di masyarakat umum, istilah hacker ini banyak tersalahgunakan atau rancu dengan istilah Cracker. Khususnya ketika pembahasan mengarah kepada kejahatan. Dimana istilah untuk penjahat yang mereka maksud sebenarnya adalah Cracker.
Dalam dunia underground orang yang menjadi hacker biasanya melalui tahapan-tahapan berikut:
1. Mundane Person
2. Lamer
3. Wannabe
4. Larva
5. Hacker
Ada dua tingkatan hacker berdasarkan keahliannya, yaitu:
1. Wizard
2. Guru
Karakter hacker itu sendiri dibagi menjadi dua, mereka ini lebih condong mengarah kepada sifat cracker. Kedua karakter tersebut adalah:
1. Dark-side Hacker
2. Malicious Hacker
Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi hacker. Sebenarnya sulit untuk mengatakan tingkatan akhir atau final dari hacker telah tercapai, karena selalu saja ada sesuatu yang baru untuk dipelajari atau ditemukan (mengumpulkan informasi dan mempelajarinya dengan cermat merupakan dasar-dasar yang sama bagi seorang hacker) dan hal tersebut juga tergantung perasaan (feeling). Meskipun demikian, menjadi seorang hacker memang lebih menjurus pada hal pemikiran.
1.      Arti istilah Mundane Person  :  Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi hacker. Mundane Person merupakan tingkatan paling bawah. Seseorang pada tingkatan ini pada dasarnya tidak tahu sama sekali tentang hacker dan cara-caranya, walaupun ia mungkin memiliki komputer sendiri dan akses Internet. Ia hanya tahu bahwa yang namanya hacker itu membobol sistem komputer dan melakukan hal-hal yang negatif (tindak kejahatan).
2.      Arti istilah Lamer  :  Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi hacker. Seseorang pada tingkatan ini masih dibingungkan oleh seluk beluk hacking karena ia berpikir bahwa melakukan hacking sama seperti cara-cara warez (dalam dunia underground berarti menggandakan perangkat lunak secara ilegal). Pengetahuannya tentang hal-hal seperti itu masih minim, tapi sudah mencoba belajar. Seseorang pada tingkatan ini sudah bisa mengirimkan trojan (yang dibuat orang lain) ke atau pada komputer orang lain ketika melakukan obrolan pada IRC atau ICQ dan menghapus file-file mereka. Padahal ia sendiri tidak tahu persis bagaimana trojan bekerja. Seseorang yang sukses menjadi hacker biasanya bisa melalui tahapan ini dengan cepat bahkan melompatinya.
3.      Arti istilah Wannabe  :  Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi hacker. Pada tingkatan ini seseorang sudah mengetahui bahwa melakukan tindakan hack itu lebih dari sekedar menerobos masuk ke komputer orang lain. Ia lebih menganggap hal tersebut sebagai sebuah filsafat atau way of life. Akhirnya ia jadi ingin tahu lebih banyak lagi. Ia mulai mencari, membaca dan mempelajari tentang metode-metode hacking dari berbagai sumber.
4.      Arti istilah Larva  :  Tahapan yang dilalui oleh mereka yang menjadi hacker. Juga dikenal dengan sebutan newbie. Pada tingkatan ini ia sudah memiliki dasar-dasar teknik hacking. Ia akan mencoba menerobos masuk ke sistem orang lain hanya untuk mencoba apa yang sudah ia pelajari. Meskipun demikian, pada tingkatan ini ia mengerti bahwa ketika melakukan hacking ia tidak harus merusak sistem atau menghapus apa saja jika hal itu tidak diperlukan untuk menutupi jejaknya.
1.      Arti istilah Wizard  :  Secara harfiah istilah ini berarti Dukun, Tukang Sihir. Wizard merupakan salah satu tuntunan ketika menjalankan program, baik pada saat melakukan instalasi, setting, dan sebagainya. Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini diberikan pada seseorang yang telah memiliki pengetahuan luas dibidangnya. Kemampuannya tersebut tidak diragukan lagi.
2.      Arti istilah Guru  :  Tingkatan keahlian dari seorang hacker. Istilah ini digunakan pada seseorang yang mengetahui semua hal pada bidangnya, bahkan yang tidak terdokumentasi. Ia mengembangkan trik-trik tersendiri melampaui batasan yang diperlukan. Kalau bidangnya berkaitan dengan aplikasi, ia tahu lebih banyak daripada pembuat aplikasi tersebut.
1.      Arti istilah Dark-side Hacker  :  Karakter dari para hacker yang bersifat merusak. Istilah ini diperoleh dari film Star Wars-nya George Lucas. Seorang Dark-side hacker sama seperti Darth Vader (tokoh dalam film Star Wars) yang tertarik dengan kekuatan kegelapan. Hal ini tidak ada hubungannya dengan masalah “baik” atau “jahat” tapi lebih kepada masalah “sah (sesuai hukum yang berlaku)” dan “kekacauan”. Seorang Dark-side hacker punya kemampuan yang sama dengan semua hacker, tapi “sisi gelap” dari pikirannya membuat ia menjadi unsur berbahaya untuk semua komunitas.
2.      Arti istilah Malicious Hacker  :  Karakter dari para hacker yang bersifat merusak. Hacker yang memiliki sifat jahat dan menyerang sistem dengan maksud jahat. Istilah untuk menyebut seseorang yang merusak sistem orang lain untuk sekedar iseng (tidak merasa bersalah) tanpa memperoleh apa pun dari tindakannya tersebut.
1.      Arti istilah Black Hat  :  Hacker jahat, hacker black hat ini juga biasa disebut sebagai “aka crackers” dengan kemampuan mencuri data atau merusak sistem yang ada dalam komputer korban. Kelebihan black hat adalah kemampuannya untuk menghilangkan jejak hingga tidak bisa dilacak siapa sebenarnya pelaku serangan yang terjadi setelah tujuan tertentu mereka terpenuhi.
2.      Arti istilah White Hat :  Hacker yang lebih memanfaatkan pengetahuan mereka untuk memuaskan rasa ingin tahu bagi intelektualitas ketimbang untuk perbuatan jahat yang merusak. Hacker seperti ini sangat anti dengan perusakan sebuah system, pencurian data maupun merusak kinerja sebuah situs.
Read More..

Pengertian Spamming,Hacking, Snooping dan Kawan-Kawan

0 komentar
1. Spamming

Spamming adalah kegiatan mengirim email palsu dengan memanfaatkan server email yang memiliki “smtp open relay” atau spamming bisa juga diartikan dengan pengiriman informasi atau iklan suatu produk yang tidak pada tempatnya dan hal ini sangat mengganggu bagi yang dikirim.

2. Hacking

Hacking adalah kegiatan menerobos program komputer milik orang/pihak lain. Hacker adalah orang yang gemar ngoprek komputer, memiliki keahlian membuat dan membaca program tertentu, dan terobsesi mengamati keamanan (security)-nya. “Hacker” memiliki wajah ganda; ada yang budiman ada yang pencoleng. “Hacker” budiman memberi tahu kepada programer yang komputernya diterobos, akan adanya kelemahan-kelemahan pada program yang dibuat sehingga bisa “bocor” agar segera diperbaiki. Sedangkan, hacker pencoleng, menerobos program orang lain untuk merusak dan mencuri datanya.

3. Malcious Software (Malware)

Malware (Malcious Software) adalah aplikasi komputer yang khusus dibuat dengan tujuan mencari kelemahan dan celah dari software. Malware terdiri dari pemrograman (kode, script, konten aktif, dan perangkat lunak lain) yang dirancang untuk menganggu atau menolak software dengan tujuan untuk mengumpulkan informasi yang mengarah pada hilangnya privasi/eksploitasi/mendapatkan akses tidak sah ke sumberdaya sistem.

4. Snooping

Snooping adalah suatu pemantauan elektronik terhadap jaringan digital untuk mengetahui password atau data lainnya. Ada beragam teknik snooping atau juga dikenal sebagai eavesdropping, yakni: shoulder surfing (pengamatan langsung terhadap display monitor seseorang untuk memperoleh akses), dumpster diving (mengakses untuk memperoleh password dan data lainnya), digital sniffing (pengamatan elektronik terhadap jaringan untuk mengungkap password atau data lainnya).

5. Sniffing

Sniffing adalah penyadapan terhadap lalu lintas data pada suatu jaringan komputer. Contohnya anda adalah pemakai komputer yang terhubung dengan suatu jaringan dikantor. Saat Anda mengirimkan email ke teman Anda yang berada diluar kota maka email tersebut akan dikirimkan dari komputer Anda trus melewati jaringan komputer kantor Anda (mungkin melewati server atau gateway internet), trus keluar dari kantor melalui jaringan internet, lalu sampai diinbox email teman Anda. Pada saat email tersebut melalui jaringan komputer kantor Anda itulah aktifitas SNIFFING bisa dilakukan. Oleh siapa? Bisa oleh administrator jaringan yang mengendalikan server atau oleh pemakai komputer lain yang terhubung pada jaringan komputer kantor anda, bisa jadi teman sebelah Anda. Dengan aktifitas SNIFFING ini email Anda bisa di tangkap/dicapture sehingga isinya bisa dibaca oleh orang yang melakukan SNIFFING tadi.

6. Spoofing

Spoofing adalah teknik yang digunakan untuk memperoleh akses yang tidak sah ke suatu komputer atau informasi dimana penyerang berhubungan dengan pengguna dengan berpura-pura memalsukan bahwa mereka adalah host yang dapat dipercaya “hal ini biasanya dilakukan oleh seorang hacker atau cracker”.

7. Pharming

Pharming adalah situs palsu di internet, merupakan suatu metode untuk mengarahkan komputer pengguna dari situs yang mereka percayai kepada sebuah situs yang mirip. Pengguna sendiri secara sederhana tidak mengetahui kalau dia sudah berada dalam perangkap, karena alamat situsnya masih sama dengan yang sebenarnya.

8. Defacing

Defacing adalah kegiatan mengubah halaman situs/website pihak lain, seperti yang terjadi pada situs Menkominfo dan Partai Golkar, BI dan situs KPU saat pemilu 2004 lalu. Tindakan deface ada yang semata-mata iseng, unjuk kebolehan, pamer kemampuan membuat program, tapi ada juga yang jahat, untuk mencuri data dan dijual kepada pihak lain.

9. Phising

Phising adalah kegiatan memancing pemakai komputer di internet (user) agar mau memberikan informasi data diri pemakai (username) dan kata sandinya (password) pada suatu website yang sudah di-deface. Phising biasanya diarahkan kepada pengguna online banking. Isian data pemakai dan password yang vital yang telah dikirim akhirnya akan menjadi milik penjahat tersebut dan digunakan untuk belanja dengan kartu kredit atau uang rekening milik korbannya.

10. Jamming

Jamming adalah aksi untuk mengacaukan sinyal di suatu tempat. Dengan teknik ini sinyal bisa di-ground-kan, sehingga sinyal tidak bisa ditangkap sama sekali. Jamming akan lebih berbahaya apabila dilakukan oleh orang yang tidak bertanggung jawab (misalh : teroris), yang dengan aksinya megngakibatkan jaringan di suatu kota lumpuh (dalam rangka melancarkan aksi terornya).
Read More..

Cara Hacker melacak data pribadi kita

1 komentar

Para hacker sangat suka sekali kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena kalau cuma nge-hack website atau deface (merubah tampilan/link website) merupakan sesuatu yang tidak ada untungnya. Dan hal ini bisa ke deteksi dan pelaku kejahatan bisa ketangkap dengan mudah kalau sites yang dia masuki memiliki TRACKER (program pelacak ip/link) atau LOG FILE (file yang mencatat aktivitas user/ip yang masuk ke website). Kalau carding mereka bisa bebas tanpa jejak dan juga kadang-kadang setelah mendapatkan datanya, mereka sebarkan antar hacker sehingga susah dilacak orang pertama yang mencuri data kartu kredit. Kejadian baru-baru ini yaitu situs internet teroris Indonesia juga di register dari hasil carding.

Ada beberapa cara yang digunakan oleh hacker dalam mencuri kartu kredit, antara lain:

1. Paket sniffer, cara ini adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan data apa saja. Konsep kerjanya mereka cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce (penjualan online) yang mereka incar. Pada umumnya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.

2. Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya yang berfungsi seperti keylogger (keyboard logger, program mencatat aktifitas keyboard) dan program ini disebar lewat E-mail Spamming (taruh file-nya di attachment), mirc (chatting), messenger (yahoo, MSN), atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming-iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke email hacker. Kadang-kadang program ini dapat dijalankan langsung kalau anda masuk ke situs yang di buat hacker atau situs porno.

3. Membuat situs phising, yaitu situs sejenis atau kelihatan sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klikbca tetapi alamatnya dibikin beberapa yang berbeda seperti www.clikbca.com, www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Nah kalau hacker carding yang buat tuh situs, siap-siap deh kartu kredit anda bakal jebol.

4. Menjebol situs e-commerce itu langsung dan mencuri semua data para pelanggannya. Cara ini agak sulit dan perlu pakar hacker atau hacker yang sudah pengalaman untuk melakukannya. Pada umumnya mereka memakai metode injection (memasukan script yang dapat dijalankan oleh situs/server) bagi situs yang memiliki firewall. Ada beberapa cara injection antara lain yang umum digunakan html injection dan SQL injection. Bagi situs yang tidak memiliki security atau firewall, siap-siaplah dikerjain abis-abisan.
Ada beberapa cara lagi yang dilakukan para hacker, tapi cara-cara di atas adalah cara yang paling umum dilakukan hacker untuk carding. Cara yang tidak umum akan dijelaskan nanti di lain waktu. Kejahatan tidak hanya terjadi karena ada niat dari si pelaku, tetapi karena adanya kesempatan, waspadalah… waspadalah…
Artikel ini tidak ditujukan untuk mengajari anda gimana mencuri data kartu kredit, tapi saya hanya ingin berbagi supaya di kemudian hari anda bisa terhindari dari kejahatan pencurian data kartu kredit. Istilah kejahatan kartu kredit yang biasa di istilahkan “carding” sejak adanya internet meningkat ratusan persen. Ironisnya Indonesia masuk dalam jajaran top 10 (sempat di peringkat pertama) sehingga kartu kredit terbitan Bank-Bank Indonesia ditolak ketika belanja online di situs luar negeri.
Read More..

Persamaan dan perbedaan antara Hacker dan Cracker

1 komentar

Sebagai user komputer , tentu kita pernah mendengar istilah Hacker dan Cracker ? Weleh-weleh, apakah itu sejenis makanan atau apa ?


Apa dan siapakah mereka? Sepintas, mungkin kita suka menyamaratakan antara Hacker dan Cracker tersebut, padahal ada perbedaannya lho, walaupun sedikit, tapi tetap ada bedanya (maksa) hi..hi..hi..

Baiklah untuk menyingkat waktu, kita bedah satu-satu pengertian kedua julukan tersebut.

Hacker

Hacker adalah seseorang atau beberapa orang yang melakukan aktifitas hacking (pembobolan / memaksa masuk). Kalau aktifitasnya ada di dalam sebuah jaringan komputer , seorang hacker dapat masuk ke dalam jaringan tersebut dan bisa melakukan akses terhadap semua user di dalam sistem yang terhubung ke jaringan tersebut. Secara singkat, itulah definisi dari hacker.

Cracker

Cracker (bukan biskuit lho) adalah seseorang yang berusaha masuk ke dalam suatu jaringan komputer . Mereka melakukan pembobolan terhadap password dan security jaringan

Dari kedua definisi di atas, maka kita bisa menarik kesimpulan :

Persamaan Hacker dan Cracker :

Sama-sama melakukan aktivitas penyusupan terhadap jaringan. Keduanya berusaha untuk mendapatkan akses terhadap semua user di dalam jaringan tersebut.

Perbedaan Hacker dan Cracker :
Hacker :

1. Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji suatu situs dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi sempurna. Bahkan seorang hacker akan memberikan masukan dan saran yang bisa memperbaiki kebobolan system yang ia masuki.
2. Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
3. Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
4. Seorang hacker akan selalu memperdalam ilmunya dan memperbanyak pemahaman tentang sistem operasi.


Cracker :

1. Mampu membuat suatu program bagi kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit, Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
2. Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam bertindak.
3. Mempunyai website atau channel dalam IRC yang tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
4. Mempunyai IP address yang tidak bisa dilacak.
5. Kasus yang paling sering ialah Carding yaitu Pencurian Kartu Kredit, kemudian pembobolan situs dan mengubah segala isinya menjadi berantakan. Sebagai contoh : Yahoo! pernah mengalami kejadian seperti ini sehingga tidak bisa diakses dalam waktu yang lama, kasus klikBCA.com yang paling hangat dibicarakan beberapa waktu yang lalu.
Read More..

10 HACKER PALING HANDAL SEPANJANG WAKTU Sejarah Hacker Terpintar Dan Tercerdas Didunia.

0 komentar
Dunia hacker adalah bagian terpenting dalam kemajuan ilmu pengetahuan dalam komputer. Tidak bisa dipungkiri lagi keberadaan hacker baik black hat maupun white hat keduanya sama-sama mempunyai kontribusi yang sangat besar dalamm kemajuan dunia komputer. Berikut ini adalah nama-nama populer hacker dari seluruh dunia:


Steve Wozniak
Diawali oleh John Draper, Wozniak tidak asing dengan Phreaking. Pada kenyataannya setelah Draper membagi detail dari rancangan BlueBox yang dibuatnya pada pertemuan Homebrew Computer Club meeting, Wozniak membuat versinya sendiri.
Steve Job melihat potensi pasar dari perangkatnya itu dan kemudian dua orang Steve ini membangun perusahaan ventura mereka pertama.
Hari-hari hacking Wozniak dihabiskan dalam proyek-proyek yang legalitasnya dipertanyakan.
Dengan hasil dari penjualan blue boxes yang ia buat ditambah dengan kalkulator milik Wozniak dan mobil van Steve Job, mereka membuat Apple I. Dengan kemahiran marketing Steve, perusahaan mereka kini menjadi pemain terdepan di industri.

Robert Morris
Ketika kuliah pasca sarjana di Universitas Cornell, Robert Morris menciptakan caranya sendiri untuk memperoleh ketenaran. Menurut penjelasannya, ia membuat worm sebagai upaya untuk mengukur ukuran internet saat ini.

Setelah dirilis pada tanggal 2 November 1988, Worm Morris berhasil menginfeksi 6.000 sistem (sekitar 10 persen dari komputer yang terhubung ke internet saat itu). Worm ini dibuat untuk tidak membahayakan, tetapi karena adanya kesalahan dalam algoritma replikasinya, worm tersebut bisa menyalin dirinya sendiri dengan cepat, menyebabkan beban berlebihan pada sistem dan akhirnya memberikan dampak pada Morris. Pada 1989, ia menjadi orang pertama yang dikenakan dakwaan Undang-undang Penipuan dan Penyalahgunaan Komputer pada tahun 1986.

Mark “Phiber Optik” Abene
Mungkin nama ini tidak familiar bagi anda. Ia tidak pernah melakukan hacking ke D.O.D atau mencuri jutaan dolar dari Bank.
Yang ia lakukan adalah membuat jengkel AT&T. Sebagai member dari kelompok Hacker Masters of Destruction, Abene “mengobok-obok” sistem AT&T. Ketika sistem telepon AT&T crash, membuat 60.000 pelanggan tidak bisa menggunakan telepon dalam waktu lebih dari 9 jam, mereka dengan cepat menyalahkan Abene.
Agen rahasia kemudian mengujunginya, menyita seluruh peralatannya, walau kemudian AT&T menyatakan bahwa kerusakan itu adalah kesalahan dari sisi mereka, Abene telah didakwa dengan dakwaan perusakan komputer tingkat pertama. Ia lalu mendapatkan dakwaan yang lebih banyak dan berat yang membawanya harus menjalani hukuman 1 tahun di penjara federal, yang menjadikannya sebagai hacker pertama yang mengalaminya.

Kevin “Dark Dante” Poulsen
Poulsen dianggap sebagai pelaku hacking paling keren sepanjang masa.
Sebuah kontes radio yang diadakan oleh KIIS-FM menjanjikan bahwa mereka akan memberikan sebuah mobil Porsche 944 S2 yang baru kepada penelepon ke-102. Alih-alih mencoba peruntungannya diantara sekian banyak pendengar di Los Angeles, Poulsen malah mengambil alih seluruh jaringan telepon untuk memastikan bahwa dirinyalah yang akan menjadi penelepon ke-102.
Dia kemudian menghilang setelah menjadi buronan FBI, yang membuatnya masuk dalam acara TV populer “Misteri yang Tidak Terpecahkan”. Hotline acara tersebut mengalami crash ketika episode tersebut ditayangkan. Kebetulankah ?
Pada tahun 1991, Poulsen ditangkap dan didakwa atas beragam penipuan komputer, pencucian uang dan pelanggaran hukum. Yang menarik, selama penahanannya, Poulsen membuat 180 kali bantuan pemecahan kasus cyber crime dan bahkan mampu menangkap seorang predator seksual di MySpace.

Kevin Mitnick
Kevin Mitnick mungkin adalah hacker paling terkenal dalam sejarah komputer, dikarenakan dia adalah hacker pertama yang masuk ke dalam daftar orang yang paling dicari oleh FBI.
Sebagai master social engineering, Mitnick tidak hanya melakukan hacking komputer, ia juga melakukan hack pada pikiran orang.
Pada tahun 1979, ketika berusia 16 tahun, ia melakukan hack dengan caranya kedalam sistem komputer dan menyalin perangkat lunak berbayar.
Ia melibatkan diri dengan personil admin, seperti lewat panggilan telepon atau pesan email dan menipu mereka untuk memberikan password dan informasi keamanan yang lain. Setelah dua setengah tahun melarikan diri, Mitnick akhirnya tertangkap dan dipenjara selama lima tahun. Ia kini menjalankan konsultan keamanan komputer, Mitnick Security Consulting LLC.
Tsutomu Shimomura
Tidak semua bernaung dibawah payung Black-Hat. Tsutomu Shimomura adalah hacker White-Hat yang dihormati karena keberhasilannya menangkap Kevin Mitnick.
Pada tahun 1994, Mitnick mencuri beberapa file pribadi Shimoura dan mendistribusikannya secara online.

Termotivasi oleh balas dendam, Shimomura kemudian membuat teknik penjejakan dial untuk menemukan lokasi Mitnick. Berkat informasi dari Shimomura, FBI akhirnya berhasil menangkap

Richard Stallman
Pada tahun-tahun awalnya, Stallman adalah mahasiswa pasca sarjana dan programmer di MIT’s Artificial Intelligence Labs dimana ia terlibat dengan kultur hacking yang kaya di MIT.
Sebagai pembela segala hal tentang Sistem Terbuka (Open Source), Stallman melawan ketika MIT menginstall sistem password pada jurusan Ilmu Komputer mereka.
Ia kemudian melakukan dekripsi password pengguna (bukan hal yang mudah mengingat kecepatan komputer pada tahun 1970an) dan mengirimkan password tersebut kepada orang-orang itu dalam bentuk plaintext, dan menyarankan mereka mengosongkan password untuk membuat orang lain juga bisa menggunakan sistem tersebut.
Pada tahun 1980, Stallman merasa tidak suka dengan sifat ekslusif yang dianut oleh kebanyakan manufaktur untuk perangkat lunak yang digunakan. Ia lalu merintis lisensi publik umum GNU (GPL) dan sistem operasi GNU, sebuah sistem operasi Unix-like yang sepenuhnya kompatibel dengan sistem Unix.

Linus Torvalds
Mengikuti jejak Stallman, Linus Torvalds adalah hacker White Hat yang lain.
Hari-hari hackingnya dimulai dengan mesin Commodore VIC-20 kuno, lalu Sinclair QL, yang kedua-duanya ia modifikasi sendiri.
 
Pada mesin QL tersebut ia membuat program Text Editor-nya sendiri bahkan juga sebuah kloning Pac-Man yang ia sebut Cool man.
 
Pada tahun 1991, ia memiliki PC Intel 80836 dan mulai membuat Linux, yang pertama kali memiliki lisensi terbatas atas namanya sendiri, tetapi kemudian bergabung dengan proyek GNU dibawah GNU GPL.
 
Torvalds awalnya tidak berniat meneruskan kerjanya membangun kernel, karena dianggapnya sebagai hobi, tetapi sejarah kemudian berkata lain, dan kini Linux menjadi sistem operasi yang paling akrab dengan hacker dan juga paling aman yang pernah tersedia di dunia.
Read More..

Sejarah Hacker

0 komentar
Istilah Hacker sendiri lahir sekitar tahun 1959 dari MIT(Massacusetts Institute of Technology), sebuah universitas di Amerika yang terdiri dari orang-orang cerdas namun cenderung tidak mempercayai adanya Tuhan (Atheis). Saat itulah semua berawal, dari sebuah ruangan baru, "EAM room" pada Building 26 MIT, sebuah tempat yang merupakan nenek moyang dari "dunia baru" yang kini kita kenal, tempat nenek moyang sebuah mesin yang kini kita sebut sebagai "komputer", mesin yang mampu membawa kita menuju kelebihbaikan dengan kebebasan informasi, dunia para Hacker sejati.

Para Hacker selalu bekerjasama secara sukarela menyelesaikan masalah dan membangun sesuatu. Mereka selalu berbagi informasi, memberi jawaban serta berlomba-lomba untuk berbuat yang terbaik agar dihormati di lingkungannya. Mereka tidak pernah berhenti belajar untuk menjadi ahli dan sangat anti untuk melakukan sesuatu berulang-ulang dan membosankan. Mereka berpedoman pada kata-kata bijak : “Untuk mengikuti jalan - pandanglah sang ahli - ikuti sang ahli - berjalan bersama sang ahli - kenali sang ahli -jadilah sang ahli ” 

Sementara itu, para cracker sibuk untuk memuaskan diri mereka dengan aktivitas Cracking. mulai dari membobol komputer, menebar virus (tanpa tujuan - beberapa Hacker sejati ada yang menulis virus namun dengan tujuan yang jelas), hingga mengakali telepon (Phreaking). Para Hacker menyebut mereka sebagai orang malas yang tidak bertanggung jawab. Jadi, sangat tidak adil jika kita tetap menganggap bahwa Hacker itu jahat dan menakutkan karena sangat jelas bahwa Hacker bersifat membangun sementara Cracker bersifat membongkar. 

Ingin jadi seorang Hacker?? Tidak ada kata sulit bagi mereka yang mau belajar. Untuk menjadi seorang Hacker anda harus menguasai beberapa bahasa pemrograman dan tentu saja sikap-sikap yang bisa membuat anda diterima di lingkungan mereka. Biasanya calon Hacker memulai dengan belajar bahasa [Python] karena bahasa ini tergolong bahasa pemrograman yang termudah. Bahasan mengenai bahasa ini bisa anda lihat di www.python.org. Setelah itu anda juga harus menguasai [java] yang sedikit lebih sulit akan tetapi menghasilkan kode yang lebih cepat dari Python, [C], [C++] yang menjadi inti dari UNIX, dan [Perl] (www.perl.com ) serta [LISP] untuk tingkat lanjut. 

Setelah menguasai semua kemampuan dasar diatas, calon Hacker disarankan untuk membuka salah sati versi UNIX open-source atau mempelajari LINUX, membaca kodenya, memodifikasi dan menjalankannya kembali. Jika mengalami kesulitan, disarankan untuk berkomunikasi dengan club pengguna Linux [ www.linpeople.org] 

Sisi menarik dari seorang Hacker adalah dimana mereka saling bahu-membahu dalam menyelesaikan sebuah masalah dan membangun sesuatu. Tetapi sayangnya, kehidupan mereka yang menghabiskan 90% waktunya untuk aktivitas Hacking bukanlah hal yang baik. Kalau memang benar-benar ingin jadi Hacker, jadilah Hacker yang baik...

Tingkatan-tingkatan Dalam Dunia Hacker

Elite :

Juga dikenal sebagai 3l33t, 3l337, 31337 atau kombinasi dari itu; merupakan ujung tombak industri keamanan jaringan. Mereka mengerti sistemoperasi luar dalam, sanggup mengkonfigurasi & menyambungkan jaringan secara global. Sanggup melakukan pemrogramman setiap harinya. Sebuah anugrah yang sangat alami, mereka biasanya effisien & trampil,menggunakan pengetahuannya dengan tepat. Mereka seperti siluman dapat memasuki sistem tanpa di ketahui, walaupun mereka tidak akan menghancurkan data-data. Karena mereka selalu mengikuti peraturan yang ada. 

Semi Elite:

Hacker ini biasanya lebih mudadaripada Elite.Mereka juga mempunyai kemampuan & pengetahuan luas tentang komputer. Mereka mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya). Biasanya dilengkapi dengan sejumlah kecilprogram cukup untuk mengubah program eksploit. Banyak serangan yang dipublikasi dilakukan oleh Hacker kaliber ini, sialnya oleh para Elite mereka sering kali di kategorikan Lamer.

Developed Kiddie:

Sebutan ini terutamakarena umur kelompok ini masih muda (ABG)&masih sekolah. Mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan. Mereka mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan kemenangan ke lainnya.Umumnya mereka masih menggunakan Grafik UserInterface (GUI) & baru belajar basic dari UNIX, tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru di sistem operasi.

Script Kiddie:

Seperti developed kiddie, Script Kiddie biasanya melakukan aktifitas di atas. Seperti juga Lamers, mereka hanya mempunyai pengetahuan teknis networking yang sangat minimal. Biasanya tidak lepas dari GUI. Hacking dilakukan menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna Internet.

Lamer:

Mereka adalah orang tanpa pengalaman & pengetahuan yang ingin menjadi Hacker (wanna-be Hacker). Mereka biasanya membaca atau mendengar tentang Hacker & ingin seperti itu. Penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC, tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit. Biasanya melakukan hacking menggunakan software trojan, nuke & DoS. Biasanya menyombongkan diri melalui IRC channel dsb. Karena banyak kekurangannya untuk mencapai elite, dalam perkembangannya mereka hanya akan sampai level developed kiddie atau script kiddie saja.
Read More..

Hacker di Indonesia

0 komentar


Hacker, mungkin istilah yang cukup menyeramkan di dunia maya. Hacker yang juga sering dijuluki “dedemit dunia maya” memang dikenal oleh masyarakat luas sebagai orang yang selalu melakukan aksi menjebol berbagai sistem keamanan di berbagai situs dan jaringan.

Bagaimana dengan Indonesia? Negara kepulauan ini juga terdapat banyak hacker yang memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan hacker luar negeri, seperti apa? Berikut beberapa profil hacker asal Indonesia.

Iwan Dharmawan
Hacker yang menggunakan nickname Chikebum ini merupakan salah satu pentolan dari Antihackerlink yang mengaku hanya sekolah sampai kelas 2 SMP. Meski demikian, Iwan Dharmawan memiliki kemampuan yang tak kalah dengan hacker lain, ia mampu membobol berbagai situs termasuk Toserba Matahari dan PLN.
Meski putus sekolah, bukan berarti Iwan Dharmawan berhenti untuk belajar, saat usia 15 tahun, ia mulai belajar JavaScript dan DHTML (Dynamic Hypertext Mark-up Language).
Iwan Dharmawan mengaku sering merasa sebal terhadap pembobol yang asal serang. Iwan mencontohkan, ada hacker yang gemar mengutak-atik halaman depan satu situs (deface) tapi tak bisa mengembalikannya seperti semula.

Wenas Agusetiawan, Pendiri Antihackerlink
Wenas Agustiawan adalah pendiri Antihackerlink yang kini cukup terkenal dengan hadirnya repo Antihackerlink yang berisi aplikasi untuk Mac, iOS dan Blackberry.
Sang pendiri Antihackerlink ini ternyata dulunya adalah seorang hacker badung yang berhasil menjebol keamanan berbagai situs termasuk 3 situs dengan domain.sg atau Singapura sebagai bentuk protes.

Puncaknya kenakalannya adalah ketika Wenas Agustiawan ini membobol situs Data Storage Institute Singapura yang akhirnya berhasil diendus aparat yang kemudian menangkap Wenas, meski tidak mendapatkan hukuman pidana, Wenas harus membayar denda senilai Rp. 75 Juta.
Musibah ini membuat Wenas Agustiawan akhirnya tobat dan mulai menggunakan kemampuannya untuk hal yang positif. Wenas Agustiawan kini juga aktif di organisasi white hat, atau hack untuk keamanan.

Saat ini, Wenas telah mendirikan sebuah perusahaan bernama PhaseDev (PT. Phase Solusindo) yang bergerak dibidang solusi teknologi informasi. Tak hanya itu, Wenas Agusetiawan ini juga telah mendirikan portal populer Lintas.me dan juga menjadi freelancer di KapanLagi dan forum Kaskus.

Rummy Taulu
Hacker yang menggunakan nickname cyberbug atau cbug ini adalah salah satu senior di kelompok hacker pembobol situs, Kecoak Elektronik. Rummy Taulu bersama rekan-rekan aktif melakukan pembobolan bernuansa politik di era orde baru.
Situs Markas Besar Kepolisian RI, partai Golkar dan Badan Pemeriksa Keuangan ini pernah menjadi korban dari aksi Rummy Taulu dan rekan-rekannya. Disetiap aksinya, Rummy Taulu dan kawan-kawan selalu menyelipkan kritik pada rezim yang berkuasa, antara lain penurunan harga, pembebasan tahanan politik dan penggantian presiden.
Rummy Taulu belajar komputer dan jaringan secara otodidak. Pada 1988, ia mulai mengajar aplikasi komputer di sebuah lembaga kursus di Manado. Karena ingin lebih banyak mempelajari sistem operasi Linux, ia bergabung dengan kelompok Kecoak Elektronik.
Seperti yang dilansir dari SidomiNews yang dikutip blogEotika, Rummy juga menjadi pegawai Warung Internet Nikita di Manado. Hacker yang tadinya gemar membobol, kini Rummy Taulu aktif melakukan hal yang sebaliknya: menangkal serbuan pembobol.
Rummy Taulu, yang kini mengajar di Universitas De La Salle Manado, juga aktif sebagai konsultan keamanan di sebuah situs media online populer di Indonesia.

Read More..